APA SIH KUMARI ITU?

Jadi di daerah Nepal dan sekitarnya ada kepercayaan untuk menyembah gadis - gadis kecil. Mereka beranggapan bahwa gadis - gadis pra-puber adalah inkranasi dari dewi kekuasaan Hindu, Tali dan Taleju. Kata Kumari sendiri berarti Perawan dalam bahasa Nepal. Kumari adalah satu - satunya Dewi hidup yang disembah oleh umat Hindu dan Buddha di Nepal.
PEMILIHAN KUMARI?
Pemilihan calon kumari pun tak boleh sembarangan, calon kumari diwajibkan mengikuti serangkaian test dan pemeriksaan fisik.
Pemilihan Kumari dilakukan kepada gadis kecil usia 3-13 tahun dengan karakteristik sbb :
- Virgin dengan tubuh tanpa cacat
- Tubuh seperti pohon Banyan
- Alis seperti sapi
- Rambut lurus hitam
- Gigi putih tanpa celah
- Mata hitam
- Tersenyum seperti Mona Lisa
- Suara jernih
- Lengan panjang dan sempit
- Tangan kaki halus dan lembut
- Paha seperti yang rusa
- Leher seperti keong
- Lidah kecil dan lembab
- Organ seksual kecil dan baik
Di atas segalanya, ia harus memiliki 32 karakteristik. Dia harus memiliki rasa keberanian dan tidak perlu takut pria bertopeng atau pengorbanan hewan dan dia tidak pernah harus kehilangan setetes darah. Horoskop nya harus cocok dengan raja (itu begitu di masa lalu, mungkin horoskop Presiden dianggap sekarang).
KEHIDUPAN KUMARI
Kumari hidup terpisah dari orang tuanya. Biasanya seorang Kumari berada di Kumari Ghar (tempat kumari disembah). Kumari akan mengakhiri profesinya ketika mendapatkan menstruasi pertamanya, ketika itu dia akan hidup layaknya orang normal. Tapi pada saat menjalani kehidupan normal, mantan kumari akan sulit mendapatkan pasangan karena adanya kepercayaan bahwa suami mantan kumari akan mati diusia muda. Dan masih banyak warga Nepal mempercayai kutukan seperti itu.
Di Nepal ada tiga Kumari dari tempat yang berbeda2 yaitu, Kathmandu, Bhaktapur dan Patan/lalitpur. Seorang Kumari dipilih dari klan Shakya dan Bajracharya.
Festival Kumari
Selama festival kaki sang Kumari tidak diperbolehkan menginjak tanah, oleh sebab itu sang Kumari akan digendong atau pun digotong dengan tandu dan diarak berkeliling kota.
Tambahan:
Aku tertarik membuat artikel tentang Kumari karena membaca majalah National Geographic yang membahah tentang Kumari. Selain itu juga dari sebuah Webtoon berjudul "For the Sake of Sita" karya Haga. Komik web ini mengisahkan tentang seorang gadis yang dipaksa menjadi Kumari oleh ibunya karena kondisi keluarga mereka tidak berkecukupan. :)
Webtoon For The Sake Of Sita:
THANKS FOR READING
saya jg baca webtoon ini dan sampe sedih bgt.... dan ternyata itu sebagian diangkat dari cerita for the sake of sita
BalasHapushttp://www.nepalguideinfo.com/upper-mustang-trek/
BalasHapus