Kamis, 21 Januari 2016

Doppelgänger








Doppelgänger




http://www.theparanormalguide.com/uploads/1/7/3/8/17382059/










  • Doppleganger adalah.........



Doppelgänger (harfiah: muka ganda) adalah penampakan dari wajah seseorang yang masih hidup, biasanya merupakan suatu pantulan.


Doppelgaenger adalah kata yang berasal dari bahasa Jerman, yaitu doppel (ganda) dan Gaenger (perjalan).








  • Pandangan tentang Doppelganger..........


Doppelgaenger bukanlah suatu bayangan. Mereka biasanya terlihat oleh orang itu sendiri, karena Doppelgaenger merupakan sebuah pantulan. Doppelgaenger orang tersebut akan memberi nasihat seputar masa depan orang yang melihatnya. Biasanya, orang yang melihat Doppelgaenger akan mati beberapa tahun setelah ia didatangi oleh Doppelgaenger.
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2015/11/13/22/







  • Cerita tentang Doppelganger......



Doppelgaenger pernah dialami oleh beberapa orang penting, diantaranya Abraham Lincoln dan Emilie Sagee. Mereka pun meninggal dunia setelah melihat Doppelgaenger beberapa tahun terakhir.

1. Kasus Abraham Lincoln 
       Kasus doppelganger lainnya yang juga termahsyur adalah kasus yang dialami oleh Abraham Lincoln. Kisah ini diceritakan oleh Noah Brooks yang mengaku mendengarnya langsung dari Lincoln.




Diceritakan bahwa saat Lincoln terpilih menjadi presiden, ia menjumpai "dirinya" dengan dua wajah di ruang tamunya. Satu wajah lebih pucat dibanding yang lainnya. Ketika ia mendekatinya, bayangan itu menghilang.



Lalu ia menghempaskan tubuhnya ke sofa untuk beristirahat dan bayangan itu muncul kembali. Beberapa hari kemudian, bayangan dirinya dengan dua wajah itu kembali muncul. Namun penampakan itu adalah penampakan yang terakhir kalinya.

Ketika ia menceritakannya kepada istrinya, istrinya berkata bahwa dua wajah itu berarti Lincoln akan terpilih sebagai presiden untuk dua kali masa jabatan, sedangkan wajah kedua yang lebih pucat menunjukkan kalau ia tidak akan hidup melewati masa jabatan keduanya.

Entah darimana istrinya mengetahui hal itu, namun prediksinya terbukti benar karena pada tahun 1865 Lincoln terbunuh pada saat memegang masa jabatan keduanya.



 2.Kasus Emilie Sagee   

     Dari antara semua kasus doppelganger yang ternama, mungkin kasus ini adalah kasus yang paling membingungkan. Kisah ini diceritakan oleh Robert Dale Owen yang mendengarnya dari Julie Von Guldenstubbe, anak kedua Baron Von Guldenstubbe.




Pada tahun 1845, ketika Julie berusia 3 tahun, ia menghadiri sekolah von Neuwlcke, sebuah sekolah khusus perempuan di dekat Latvia. Salah satu gurunya adalah seorang perempuan 32 tahun bernama Emilie Sagee.



Walaupun Ms.Sagee dikenal sebagai guru yang baik, beredar rumor di sekolah tersebut bahwa "kembaran" Ms.Sagee sering terlihat muncul dan menghilang di hadapan para murid.

Pernah suatu kali diceritakan bahwa sementara Ms.Sagee sedang menulis di papan tulis, kembarannya yang sama persis muncul di sampingnya. Doppelganger itu meniru persis semua gerakan Ms.Sagee, bedanya ia tidak memegang kapur tulis. Peristiwa ini disaksikan oleh 13 murid di kelas tersebut.

Yang lebih luar biasa lagi adalah kejadian yang terjadi pada hari berikutnya. Pada saat itu, 42 murid sedang berkumpul di aula untuk pelajaran menjahit. Ms.Sagee sedang ada di kebun dan jelas terlihat dari jendela oleh para murid.

Tiba-tiba, doppelganger Ms.Sagee muncul dan duduk di kursi di depan ruangan. Seorang murid yang pemberani berjalan maju dan berusaha menyentuh makhluk itu, namun ia merasakan ada sebuah hambatan yang tidak terlihat menghalanginya. Lalu doppelganger tersebut menghilang secara perlahan.

Ms.Sagee sendiri mengetahui hal ini, namun ia juga tidak mengerti fenomena apa yang sedang berlangsung. Menurutnya, ketika doppelgangernya muncul, ia bisa merasakan kelelahan yang amat sangat. Bahkan wajahnya berubah menjadi pucat pasi.






  • Doppelganger dan Budaya


Fenomena doppelganger memiliki banyak penjelasan beragam di berbagai bagian dunia. Di Denmark, ada sebuah kisah yang menyebutkan seekor Troll (makhluk mitos) menculik seorang wanita hamil dan kemudian menggantinya dengan doppelgangernya untuk menutupi kejahatannya.

Di dalam tradisi Yahudi, setiap orang dipercaya memiliki malaikat yang berwajah mirip sepertinya yang kadang-kadang muncul dan menampakkan diri.

Di dalam tradisi dan kepercayaan beberapa negara lainnya, doppelganger secara sederhana diartikan sebagai roh jahat yang mengambil rupa seorang manusia.






  • Teori Dr. Peter Brugger.....



Dalam konteks sains, Dr.Peter Brugger dari Zurich University Hospital, mengajukan teori adanya Doppelganger Syndrom. Sindrom ini, menurut Dr.Brugger adalah sebuah perasaan dimana seorang pasien amputasi bisa merasakan kembali adanya anggota badan yang telah hilang.

Dalam kasus Doppelganger, bukan hanya sebagian anggota badan yang dirasakan, melainkan seluruh tubuh "tambahan" dirasakan ada di luar tubuh dan berada diluar kendalinya.

Menurut Dr.Brugger, sindrom ini bisa terjadi ketika syaraf kita mengalami goncangan sehingga kita akan membawa representasi internal diri yang kemudian ditransfer ke dunia luar. Ini biasa terjadi ketika kita sedang mengalami stres, kesepian atau ketika otak kita mengalami luka atau tumor.

Bagi Brugger, fenomena syaraf ini dapat menjelaskan adanya "teman imajiner" yang dialami oleh banyak anak kecil.





  • Eksperimen Shahar Arzy


Selain Dr.Brugger, penjelasan ilmiah lainnya juga muncul pada September 2006 di Majalah Nature. Majalah itu merilis hasil eksperimen yang dilakukan oleh Shahar Arzy dan rekannya di University Hospital, Jenewa, Swiss.

 

Mereka tanpa diduga berhasil menciptakan fenomena Doppelganger dengan menggunakan stimulasi elektromagnetik yang diberikan pada otak pasien.

Sang pasien disuruh berbaring diam di atas tempat tidur, lalu, mereka memberikan stimulasi elektrik pada Temporoparietal Junction (TPJ) di otak kirinya.

Ketika stimulasi itu diberikan, dengan segera sang pasien bisa merasakan adanya kehadiran orang lain di tempat itu. Dengan demikian, eksperimen ini membuktikan bahwa fenomena ini mungkin berhubungan dengan terganggunya aktifitas otak.

Menurut Arzy, eksperimen ini mungkin dapat menjelaskan mengenai halusinasi yang sering dialami oleh penderita Schizoprenia atau paranoia.

Penjelasan Dr.Brugger ataupun Shahar Arzy memang dapat menjelaskan pengalaman Lincoln, namun tidak dapat menjelaskan pengalaman Dr.Wescott dan Ms.Sagee.

Misalnya dalam pengalaman Ms.Sagee, mungkinkah 42 orang murid tersebut mengalami gangguan Temporoparietal otak kiri secara bersamaan?





Sumber: Wikipedia & xfile-enigma.blogspot.com














Percaya dengan fenomena Doppelganger ini atau tidak, kembali ke diri Anda masing - masing. :D














T  H  A  N  K    Y  O  U    F  O  R    R  E  A  D  I  N  G    !




Rabu, 20 Januari 2016

Sleep Paralysis: Tindihan

     

   

http://images-cdn.9gag.com/photo/



              Pernah dengar tentang Tindihan? Atau, mendengar cerita orang tua tentang badan yang terasa tertindih benda berat, tak dapat bicara dan tak dapat menggerakan tubuh saat tertidur itu disebabkan oleh makhluk halus?!

OH SALAH BESAR!

Makhluk halus tidak berperan dalam hal Tindihan

Mari kita simak apa sih Tindihan itu? :D



Apa itu Sleep Paralysis / Tindihan?


     https://ak-hdl.buzzfed.com/static/2015-07/8/8/enhanced/webdr09/

      The American Sleep Disorder Association (1990) mendefinisikan bahwa sleep paralysis adalah ketidakmampuan tubuh mengendalikan otot volunteer selama sleep onset (gypnagogic) atau selama terbangun di antara waktu malam dan pagi (hypnopompic).




           Sleep paralysis terjadi ketika seseorang berada pada tidur paling dalam saat seluruh otot relaksasi. Akan tetapi, perubahan tahapan tidur secara mendadak akibat gangguan siklus tidur menyebabkan seseorang tersadar. 



      Ciri lain dari Sleep paralysis adalah perasaan halusinasi, perasaan tercekik, dan sulit menggerakkan lidah. Dalam keadaan ini, seseorang dapat membuka mata, menggerakan bola mata, dan melihat sekeliling namun badannya tidak bisa bergerak.

         Dalam jurnal Gilliam tahun 2008, disebutkan keadaan sleep paralysis dapat terjadi selama beberapa menit sampai dua puluh menit. Penelitian yang dilakukan di Universitas Kanada itu menyebutkan bahwa sebanyak 30 persen responden pernah mengalami setidaknya satu kali kejadian sleep paralysis

        Sedangkan menurut Cheyne, et al dalam penelitian tahun 1999, tiga perempat responden mengalami setidaknya satu kali halusinasi dan 10 persennya mengatakan mengalami lebih dari dua kali halusinasi. 

        Hasil ini didukung pula oleh penelitian yang dilakukan di berbagai belahan dunia. Menurut Fukuda, Miyasitha, Inugami, & Ishihara, 1987 dan jurnal Spanos, McNulty, DuBreul, Pires, & Bugess, 1995, sebanyak 25-40% responden mengalami sleep paralysis disertai halusinasi. 

         Sleep paralysis, banyak terjadi pada seseorang yang memiliki tekanan atau yang mengalami stress. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kejadian sleep paralysis banyak terjadi pada seseorang yang mengalami gangguan mental.

     Dalam buku Simard dan Nielson tahun 2005, mengatakan bahwa kejadian sleep paralysis dan kecemasan adalah gejala dari trauma yang pernah dialami pada masa lalu. 

        Hal ini didukung oleh jurnal yang ditulis oleh Murphy tahun 2006. Jurnal tersebut menyebutkan bahwa seorang anak yang pernah mengalami tindak kekerasan cenderung pernah mengalami sleep  paralysis. Gangguan tidur ini terjadi pada masa remaja pertengahan, yaitu sekitar umur 14-17 tahun. Pada dewasa, persentase kejadian pada laki-laki dan wanita seimbang. 



BEBERAPA PENYEBAB SLEEP PARALYSIS

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaS-vihOwep68QUnVlIKuL0xUzA3xBx9IFRJ0NR1Pafb2oy_3ieSYNhldUMDroEvotc7fZl9-KJv9hkc_a0yhlEaP1XVLm2n20_sdu4OqCeysZP_smZ6dAkI6LEZsjrpvN9IW-A96smpwl/s1600/
1. Kurang tidur
Misalnya pada status siswa atau mahasiswa yang belajar hingga larut malam. Jadwal tidur yang berubah-ubah.

2. Kondisi mental
Kondisi seperti stres dan seseorang yang mengalami schizophrenia dengan gangguan berat pada sleep nocturnal.

3. Sleeping on the back
Tidur dengan posisi terlentang dapat menyebabkan tingginya angka kejadian sleep paralysis. Beberapa jurnal menyebutkan bahwa posisi tidur menjadi salah satu alasan sleep paralysis terjadi.

4. Masalah tidur lainnya
Kejadian tidur seperti narkolepsi dan kram pada kaki di malam hari dapat mengganggu tidur tahap REM dan berkontribusi terhadap timbulnya sleep paralysis.

5. Penggunaan beberapa obat
Obat-obatan yang menyebabkan sleep paralysis adalah obat-obatan yang dapat mengganggu pola tidur seseorang seperti diuretic.

6. Penyalahgunaan zat kimia
Seseorang yang minum alkohol dapat mudah terserang sleep paralysis.






Sumber: Liputan6












T H A N K    Y OU   F O R   R E A D I N G   !

 



 
VARIASIBLOGGER